Siaga Corona

Kabupaten Melawi

Pemkab Melawi Bentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

Pemkab Melawi Bentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

Dinkes Melawi - Minggu, 12 April 2020 pukul 23.43

16/03/20, Melawi (Suara Kalbar)- Pemerintah Kabupaten Melawi membentuk Gugus Tugas pencegahan dan Pengendalian Covid-19, menyusul sudah adanya penderita positif di Kalimantan Barat.

Tim Gugus tugas ini akan segera menyusun rencana aksi pencegahan dan pengendalian Virus Corona Covid-19 di Melawi, mulai dari tahapan promotif dan preventif, serta kuratif dan rehabilitasi.

"Tim gerak cepat penanganan virus Corona ini nantinya akan merumuskan sejumlah imbauan, harapan dan larangan kepada masyarakat serta mempersiapkan hal hal sesuai tanggung jawab fungsi tim di masing masing bidang," ujar Bupati Melawi, Panji saat menggelar Konferensi Pers di Kantor
Bupati Melawi, Senin (16/3/2020) sore.

Panji menjelaskan bahwa tim gugus tugas yang dibentuk terdiri dari berbagai pihak, termasuk didalamnya ada TNI, Polri  dan para tenaga medis.

Dia mengatakan Pembentukan Satgas  di setiap kabupaten dan kota pasca terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Virus Covid-19

"Salah satu langkah yang kita ambil saat ini yakni meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar sekolah disemua jenjang pendidikan," katanya.

Ia berharap tim gugus tugas Covid 19 yang telah dibentuk dapat segera bergerak mempersiapkan segala yang diperlukan, untuk mengantisipasi jika ditemukan pasien Positif terinfeksi Covid 19.

"Melawi hingga saat ini, masih aman dan belum ada pasien positif Corona. Namun demikian kita harus tetap waspada dan bersama sama dalam upaya pencegahannya," ujarnya.

Orang nomor satu di Melawi ini meminta kepada setiap unit pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga keuangan, perbankan serta badan usaha lainnya supermarket atau swalayan, rumah makan dan restoran menyediakan cuci tangan dan hand sanitizer yang dapat diakses umum.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Melawi, dr Ahmad Jawahir mengatakan bahwa Virus Covid-19 bukanlah termasuk salah satu penyakit pembunuh paling berbahaya di Indonesia,  jika dibandingkan dengan DBD, Malaria, HIV, serangan Jantung, Diabetes dan TBC.

Namun demikian, kata Ahmad Jawahir, bukan berarti Virus Corona bisa diremehkan begitu saja. “Jika kita semua tidak melakukan upaya pencegahan sampai ditemukannya vaksin obatnya didunia medis,” katanya.

Tampak hadir dalam konferensi pers tersebut, PJ Sekda Melawi, Priscilla, Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti, Direktur RSUD Melawi, dr Sien Setiawan, Direktur Rumah Sakit Swasta Citra Husada, dr Santoso.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor   : Hendra